Kebiasaan Membaca Rendah, Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Indonesia Jadi Sorotan
JAMBI - Membaca, bukan sekadar kegiatan mengenal huruf dan kata. Lebih dari itu, membaca adalah proses kognitif yang membentuk cara seseorang berpikir, menganalisis, dan mengevaluasi informasi.
Namun sayangnya, kebiasaan membaca di kalangan siswa Indonesia masih tergolong rendah. Berbagai survei literasi internasional, seperti Programme for International Student Assessment atau PISA, secara berulang menempatkan Indonesia pada peringkat yang relatif rendah dalam aspek kemampuan membaca dan literasi dibandingkan negara-negara lain.
Kondisi ini menjadi perhatian serius, sebab rendahnya kebiasaan membaca dikhawatirkan turut berdampak pada lemahnya kemampuan berpikir kritis siswa — sebuah keterampilan abad ke-21 yang sangat dibutuhkan di era keterbukaan informasi seperti saat ini.
